Une erreur est survenue dans ce gadget

jeudi, juillet 26, 2012

Jadwal Kursus IFI-LIP Yogyakarta bulan AGUSTUS 2012

  1. Untuk tiap tingkat, native speaker akan datang 2 kali di semua kelas 
  2. Untuk info kursus dan kemungkinan adanya pengaturan jadwal khusus bisa ditanyakan di resepsion IFI-LIP 
  3. Untuk pelajar dan mahasiswa, semakin tinggi tingkat anda, semakin murah biaya kursusnya 
    IFI-LIP Yogyakarta, Jl. Sagan no.3 Yogya 55223 | tel. (0274) 566520/547409 | e-mail: kursus.yogyakarta@institutfrancais-indonesia.com
Facebook : IFI Yogyakarta | www.lipjogja.co.id | www.ifi-lipyogyakarta.blogspot.com | twitter @IFI-Yogyakarta
Jam buka : Senin s/d Jumat 08.00-19.00 | Sabtu 12.00-16.00

lundi, juillet 16, 2012

Pemutaran Film KCK : "Des hommes et des dieux" / "Of Gods and Men"

Kamis, 19 Juli 2012, jam 19.00

Pemutaran Film KCK : 

"Des hommes et des dieux" / "Of Gods and Men"

Auditorium IFI-LIP Yogyakarta

Jl Sagan 3 , Yogyakarta

Tél. +62 (274) 54 74 09 / 56 65 20


SINOPSIS
"Des hommes et des dieux" / "Of Gods and Men"
 Xavier Beauvois2010, diangkat dari kejadian nyata



Of Gods and Men diangkat dari kejadian nyata di tahun 1996. Pembunuhan yang hingga kini masih misterius itu merupakan satu dari episode panjang pembantaian warga sipil. Pelakunya adalah milisi fundamentalis sepanjang perang sipil Aljazair, yang melibatkan militer di satu kubu dan sejumlah kelompok-kelompok Islamis yang saling bertikai di kubu lainnya. Sulit untuk tidak menarik film ini ke dalam dimensi sosial-politik pada zamannya, bukan karena cakupan konteksnya terlalu partikular dan harus dilihat secara spesifik. 


Di tahun 1996, tujuh biarawan Perancis yang tinggal di sebuah gereja terpencil di Tibhirine, sebuah desa di Algeria, diculik dan ditemukan dalam keadaan kepala tergorok. Pasukan Islam Bersenjata Algeria (bagian dari al-Jama'ah al-Islamiyah al-Musallaha) menyatakan tanggung jawab penuh atas kejadian tersebut. Kenyataannya, sampai sekarang belum benar-benar diketahui pihak yang benar-benar bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut.

Des hommes et des dieux bercerita tentang hari-hari para biarawan tersebut sebelum penculikan. Film ini ialah salah satu front runner dan favorit penonton di Festival Film Cannes 2010 silam, dan berhasil memborong penghargaan Grand Prix (semacam runner-up atau juara ke-2 di Cannes). Sangat gampang menyatakan kalau film ini adalah sebuah karya iman (sekalipun saya tidak tahu apakah Xavier Beauvois adalah seorang Kristen yang taat). Jauh di dalam, Of Gods and Men merupakan film yang menantang keyakinan penontonnya tentang posisi Kristen, Islam, pragmatisme, terorisme, martirisme (atau jihad), dan militerisme dewasa ini










mercredi, juillet 04, 2012

FETE DE LA MUSIQUE 2012 І PESTA MUSIK 2012


FETE DE LA MUSIQUE 2012 І PESTA MUSIK 2012

Abaji , paku percussion, calunk funk,
Sabtu, 7 Juli 2012 - 19.00
IFI-LIP Yogyakarta, Jalan Sagan no. 3
Gratis
 
Musisi berdarah Armenia, Abaji akan menyapa para penggemarnya di tanah air dalam sebuah pertunjukkan pada tanggal 7 Juli di IFI-LIP Yogyakarta.

Musisi kelahiran Lebanon yang kemudian diasingkan ke Prancis tersebut akan memuaskan kerinduan para penggemar dengan suara seraknya yang diiringi berbagai alat musik kuno dan langka.

Abaji yang juga dijuluki 'trubadurnya orang Badui' menancapkan jenis musik blues dengan cita rasa oriental sehingga menjadi nikmat untuk didengarkan. Dipadukan dengan suara seraknya, musik yang dimainkan menjadi lebih sensual.

Album kelimanya, Origine Orients merupakan perwujudan dari isi hatinya tentang asal usul keluarga, Ia dibesarkan dengan tradisi musik Armenia, Turki, Siria dan Yunani, Abaji memberikan resonansi ketakzimannya kepada Timur Tengah, tanah di mana ia dilahirkan.

“Saya selalu jatuh cinta pada alat musik yang sudah tua dan rusak. Ini layaknya perasaan seseorang yang sakit hati yang berbicara ke orang lain, dan saya merasa mampu mengubah instrumen tua ini menjadi nada-nada yang ada dalam kepala saya," ujar Abaji dalam siaran persnya.

Melalui musiknya, Abaji mengkhayalkan rasa kehilangan sekaligus menemukan kembali akar-akar musik trans-mediterania dan menciptakan 'instrumentarium', musik dengan sentuhan blues, dalam lima bahasa dan sarat dengan tradisi yang membesarkannya.

Di Beirut, ia mulai belajar bereksperimen dengan gitarnya yang sangat sederhana, sambil mendengarkan lagu-lagu Cat Stevens, Creedence Clearwater Revival, dan Bob Dylan serta alunan musik tradisional Turki yang terdengar dari luar jendela kamarnya.

Pada pertengahan tahun 70-an di Paris, Abaji belajar bermain perkusi dengan seorang musisi Brazil. Berkat gurunya ini, ia terinspirasi untuk segera mempelajari lusinan alat musik lainnya, dan hingga kini ia memiliki 250 instrumen. Bukan hanya untuk dimainkan, alat-alat musik menurutnya harus direproduksi, seperti misalnya jenis hybrid sitar-gitar atau penemuan oud-gitar, yang ia mainkan untuk album Origine Orients.