vendredi, janvier 30, 2009

COURS DE CONVERSATiON

DIBUKA LAGI

KELAS CONVERSATION


Apa orang Prancis makan nasi?

Kalo di Prancis jam 3 sore aku laper, apa yang bisa kumakan?

Di sana apa kita bisa pake kaus kaki sama sandal?

Sebenernya musim dingin itu apa sih?

Apa kita bisa jalan-jalan pake motor di sana?

Ngapain sih orang-orang pada tiduran di pantai

selama musim panas di Prancis?

Mulai pertengahan Februari kelas conversation LIP

akan jadi kelompok menulis.

Ayo main jadi wartawan dan bikin angketmu untuk menyusun “Panduan budaya khusus orang Indonesia di Prancis”….

Kegiatannya: cari informasi, wawancara, angket,

menulis surat, kerja kelompok….

Pokoknya ada banyak kesempatan baik buat ngomong dan menyempurnakan bahasa Prancismu!

Jadwal :

Selasa & Kamis 18.30-20.30

Kelas dimulai 17 Februari 2009

Pendaftaran 27 Januari – 13 Februari 2009

Tarif : Pelajar/mhs Rp. 300.000, Umum Rp. 330.000

Pengajar : Laura Papillon

mercredi, janvier 21, 2009

TARi KONTEMPORER & MANAJEMEN : VÉRONiQUE DELARCHÉ



Tari kontemporer & Manajemen

Gratis di LIP : 3 acara dalam 3 hari

> 4 février | Februari 2009 : 19.00

LIP galerie : Danse avec le management , une discussion avec Véronique Delarché, chorégraphe, danseuse et co-fondatrice de la compagnie L’Imparfait | Tari dengan manajemen, diskusi dengan Véronique Delarché, koreografer, penari dan salah satu pendiri grup L’Imparfait

> 5 février | Februari 2009 : 15.00

LIP galerie : Video discussion avec Véronique Delarché sur le thème de la création chorégraphique en France | Diskusi video dengan Véronique Delarché tentang tema kreasi koreografis di Prancis

> 6 février | Februari 2009 : 19.30

LIP auditorium : Expérimentation dansée avec Véronique Delarché et Sudiharto autour du Tuning Score développé par Lisa Nelson (USA) | Eksperimen tari dengan Véronique Delarché dan Sudiharto seputar Tuning Score yang dikembangkan oleh Lisa Nelson (USA)

Véronique Delarché :

Lahir tahun 1964. Setelah studi ilmu kelautan yang dilakukan bersamaan dengan pelatihan tari, tahun 1987 bergabung dengan Grup Epiphane (Jean Masse). Tahun 1990 mendapat beasiswa Ilmu Koreografi. Tahun 1994 menari dalam Grup Epiphane, Emmanuel Grivet, Kunio Matsumura, Carole Séveno, Théâtre des Oiseaux dan mendirikan Grup L’Imparfait dengan Thierry Giannarelli. Sebuah kerja sama dengan seniman Indonesia dimulai pada tahun 2005 dan dilanjutkan sampai 2007 : La Chevelure en Feu, il tombe ; Menthit ; Vrille kemudian Alon(e) Alon(e) dipentaskan di Prancis dan di Indonesia (CCF, Festival Kesenian Yogyakarta,…). Dua tahun terakhir ini ia bekerja di Prancis, Spanyol, Rusia, Indonesia, Maroko, Turki, Jerman, Tunisia untuk Grup L’Imparfait, Pendiente (Ana Eulate), PM Garage Hôtel (Isabelle Cavoit) dan Trait de Ciel (Marion Baë).Ia ikut memimpin Pusat Eksplorasi Koreografi di Colle de Nouvé yang dibuka pada Oktober 2005. Di sana berkembang residensi seniman, pertemuan para penari/musisi yang berimprovisasi, panggung-panggung internasional dan juga penelitian antara seni dan ilmu-ilmu kognitif yang dilakukan oleh Grup L’Imparfait.

mercredi, janvier 14, 2009

KONSER MUSiK : RHYTHMS MEETiNG



Rhythms Meeting : Konser musik

Gratis untuk umum

5 février | Februari 2009 : 19.30

Yayasan Bagong Kussudiardja

(Kembaran RT 04/RW 21 Tamantirto, Kec. Kasihan, Kab. Bantul)

Concert gratuit | Konser gratis

Rhythms Meeting

Musiciens | Musisi-musisi

François Lindemann (piano), Jacques Schwarz-bart (saxophone | sakso), Claude Tchamitchian (contrebasse | kontra bas), Ling Ling Yu (pipa, luth chinois | sitar, mandolin cina) Sangoma Everett (batterie | drum),

Bersama Aziz Boulaaroug (percussions marocaines | perkusi : Maroko), Abdelaziz El Achhab (biola : Maroko), Djaduk Ferrianto (Percussions/voix indonésienne | perkusi, suara : Indonesia), Purwanto (gong : Indonesia)

Spectacle riche en émotions musicales et scéniques, cette création imprégnée de trois mois de voyage, de découvertes musicales et humaines, inclura des images vidéo en direct, retraçant le parcours et les rencontres des musiciens dans quatre pays fascinants. Première étape en Asie : Yogyakarta en Indonésie !


Sebagai tontonan yang kaya dengan emosi musikal dan adegan, ciptaan yang diserap dari tiga bulan perjalanan ini, temuan musikal dan manusiawi, akan mencakup gambar video secara langsung, menorehkan kembali rute dan perjumpaan para pemusik di empat negeri yang mempesona. Tahap pertama di Asia : di Yogyakarta, Indonesia!


samedi, janvier 03, 2009

CiNEMA-CONCERT : LEDA ATOMiCA

CINEMA-CONCERT di LIP AUDITORIUM




NOSFERATU : UNE SYMPHONIE DES GRIS oleh Leda Aotmica

Jumat 23 Januari 2009 -19.30

Tiket gratis diambil di LIP (Jalan Sagan 3) dari tanggal 16 Januari 2009

Léda Atomica Musique merupakan kumpulan pemusik dan aktor yang mengikuti musik rock yang ditujukan dan dipersembahkan pada teater dalam segala bentuknya yang hidup. Kelompok ini berkarya sejak lebih dari sepuluh tahun di Marseille. Philippe Torel alias Phil Spectrum merupakan cikal bakal petualangan ini.

Konsep

Pengalaman seorang sineas-konsertis selalu mengagumkan dan sering akan terus diingat karena hal tersebut benar-benar berkenaan dengan menceburkan diri kembali dalam masa silam dan benar-benar menghidupi proyeksi mahakarya bisu dalam kondisi serupa dengan penontonnya saat itu.

Kehadiran para pemusik dan suatu musik yang dimprovisasikan akan membawa kembali pengalaman suatu film di ruang pertunjukan-pertunjukan di awal tontonan music-hall, tontonan live.

Film

NOSFERATU : SUATU SIMFONI ABU-ABU

Dibuat di 1922 oleh Friedrich W. Murnau, Nosferatu paling tidak tetap menjadi adaptasi sinematografi pertama roman Bram Stoker : Dracula – barangkali paling bagus pejiwaannya, walau dalam berbagai aspek film itu menyimpang dari aslinya.

Situs Internet : http://ledatomica.mus.free.fr


Bahasa Prancis? Ke LIP aja!



Bahasa Prancis? Ke LIP aja!

Di Lembaga Indonesia Prancis Yogyakarta ada kursus buat semua level. Dari pemula sampe mahir, conversation, privat, kursus anak-anak dll.

Jadwalnya fleksibel, ada kelas baru tiap dua minggu.

Kursusnya dijamin berkualitas deh. Semua guru di LIP disekolahin langsung dari Prancis dan punya keahlian buat ngajarin materi DELF (Diploma Internasional Bahasa Prancis). Tiap tahun, hampir 85 % siswa ikut dan lulus DELF berkat LIP!

Buat belajar, ada 6 ruang kelas yang nyaman ber-AC dan dilengkapi TV, DVD & music player. Untuk nonton film, pertunjukan seni ato diskusi, LIP punya auditorium yang bisa muat 220 orang. Selain itu, ada galeri pameran juga lho...

Buat yang suka baca, dengerin musik ato mau cari info tentang Prancis, ada mediatek yang punya lebih dari 9000 dokumen. Tentu aja sebagian besar pake bahasa Prancis lah ya!

So, ga usah kebanyakan mikir deh. Kalo pengen belajar bahasa Prancis buat sekolahmu, kerja, keperluan pribadi, cari tau kebudayaan Prancis, ato buat seneng-seneng aja, buruan daftar di LIP!